Judul skripsi merupakan representasi dari keseluruhan proses penelitian. Bagian yang harus disadari, standar penelitian jenjang S1 dan D3 itu berbeda, apalagi dengan proyek lulusan SMK. Menurut standar dikt, lulusan sarjana harus memenuhi KKNI level 6 dengan uraian sebagai berikut.
1. Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
2. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
3. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
4. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Sayangnya, banyak mahasiswa yang tidak menyadari, judul skripsi yang diusulkan justru sepadan dengan jenjang D3 atau bahkan SMK. Berikut ini 5 alasan judul skripsi yang ditolak.
1. Topik dan teknologi sudah kadaluarsa.
Lima belas tahun yang lalu, judul skripsi seperti pembuatan presentasi interaktif menggunakan Flash dan pembuatan website company profile sangat mengesankan. Sayangnya teknologi ini sudah usang lantaran banyak orang awam non komputer yang bisa mewujudkannya tanpa belajar ilmu komputer.
2. Terapan metode sudah terlalu mainstream.
Seringkali mahasiswa mengajukan judul yang sama namun objeknya diganti. Misal sebagai berikut.
- Pembuatan Website Penjualan untuk Toko Mirota
- Pembuatan Website Penjualan pada Toko Anugrah
- Pembuatan Website Penjualan untuk XYZ
- Pembuatan Video dengan motion graphic untuk iklan Susu
- Pembuatan Video dengan motion graphic untuk iklan Soda
- Pembuatan Video dengan motion graphic untuk iklan XXX
- Pembelajaran Berbasis AR untuk Serangga pada anak SD
- Pembelajaran Berbasis AR untuk Mamalia pada anak SMP.
3. Judul penelitian yang diusulkan selevel jenjang D3 atau SMK.
Sarjana komputer dituntut memiliki kemampuan analisis yang tepat. Dapat menceritakan secara komprehensif antara masalah, solusi yang diusulkan dan mengukur impactnya. Dengan demikian, judul-judul penelitian yang sifatnya hanya melakukan konfigurasi atau membuat tutorial pasti akan ditolak.
4. Tidak mencantumkan teknik atau metode.
5. Tidak memenuhi kriteria kedalaman knowledge.
Bagaimana solusinya?
Sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan Bp/Ibu dosen sebelum mengajukan judul. Bila perlu, Anda membantu penelitian yang sedang dilakukan Bp/Ibu dosen kerjakan. Sehingga tidak perlu mengarang judul. Berikut contoh-contoh judul yang ditolak beserta lasannya.
Kedalaman pengetahuan lulusan, dapat diukur dari judul skripsi yang diusulkan. Lihat contoh judul skripsi yang mendapat nilai A pada tautan berikut. Sayangnya, banyak mahasiswa yang tidak menyadari, judul skripsi yang diusulkan justru sepadan dengan jenjang D3 atau bahkan SMK. Berikut ini contoh-contoh judul skripsi yang ditolak karena tidak memenuhi kriteria kedalaman knowledge.
Leave a Reply