Talkshow “Go International with Python”: Inspirasi Kolaborasi Universitas dan Komunitas

|

Yogyakarta, 10 Agustus 2023 – Kolaborasi yang membanggakan antara Komunitas Python, Prodi Informatika, dan Amikom Business Park Universitas Amikom Yogyakarta akan segera menyajikan acara bertajuk “Go International with Python”. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 12 Agustus 2023, dan siap menghadirkan pembicara-pembicara berkelas internasional. Pendaftaran untuk acara ini dapat diakses melalui tautan (ditutup)

Acara talkshow ini bertujuan untuk memperluas wawasan para peserta mengenai pemanfaatan bahasa pemrograman Python dalam dunia industri teknologi global. Dengan dukungan penuh dari Universitas Amikom Yogyakarta, acara ini diharapkan dapat menjadi ajang inspirasi dan pengetahuan bagi para mahasiswa, praktisi, dan penggemar Python di seluruh Indonesia.

Speaker Pertama: Fauzan Erich Emmerling

Salah satu pembicara yang akan membagikan pengalamannya adalah Fauzan Erich Emmerling. Beliau merupakan Mobile Product Engineer di perusahaan ternama GoTo, dan saat ini mengemban jabatan sebagai Software Engineer Manager di noon.com yang berbasis di United Arab Emirates. Dengan keahliannya dan pengalaman internasionalnya, Fauzan akan memberikan pandangan unik tentang pengembangan produk di industri global, serta kiat-kiat sukses dalam meraih karir gemilang di perusahaan-perusahaan bergengsi.

Speaker Kedua: Syarif Hidayat – Kisah Sukses Sebagai Senior Django Developer Freelancer

Pembicara kedua, Syarif Hidayat, akan membagikan kisah suksesnya sebagai Senior Django Developer Freelancer di platform global Upwork. Keberhasilan Syarif dalam mengukir prestasi sebagai freelancer di dunia digital akan menginspirasi peserta untuk menjelajahi peluang dalam industri freelance yang semakin berkembang pesat. Profil Syarif Hidayat dapat ditemukan di Upwork, menggarisbawahi prestasi dan kompetensinya di mata dunia.

Dalam rangkaian acara yang sangat dinantikan ini, Kaprodi Informatika, Windha Mega Pradnya Dhuhita, M.Kom., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kolaborasi yang menghasilkan talkshow “Go International with Python”. Beliau mengungkapkan, “Acara ini adalah wujud nyata dari semangat kolaborasi antara universitas dan industri dalam membawa pengetahuan dan pemahaman teknologi kepada masyarakat. Kami berharap melalui acara ini, para peserta dapat mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang pemanfaatan Python dalam berbagai konteks, serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan berinovasi.”

Lebih lanjut, Kaprodi Windha Mega Pradnya Dhuhita menyoroti pentingnya acara ini sebagai titik awal menuju masa depan teknologi yang cerah. “Kami melihat acara ini sebagai langkah pertama dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa serta lulusan Prodi Informatika. Kami juga berharap bahwa talkshow ini akan menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk berani bermimpi besar dan memperluas wawasan mereka, sehingga mampu bersaing di tingkat global,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Tidak hanya menghadirkan pembicara-pembicara kelas dunia, acara “Go International with Python” juga akan menjadi momen penting untuk merilis program baru dari Prodi Informatika Universitas Amikom Yogyakarta, yang diberi nama “Digilancer”. Program inovatif ini dirancang untuk membina dan melatih para talenta freelance digital, mulai dari graphic designer hingga programmer. Program ini memiliki tujuan untuk menemukan bakat-bakat produktif dan mengembangkannya, serta memberikan kesempatan lulus tanpa harus menyusun skripsi. Hingga saat berita ini diterbitkan, Prodi Informatika Universitas Amikom Yogyakarta telah berhasil meluluskan banyak freelancer melalui program khusus ini, membuktikan pendekatan yang efektif dalam mengembangkan potensi mereka.

Dengan harapan besar, “Go International with Python” akan memberikan dampak positif yang kuat bagi perkembangan teknologi dan pendidikan di Indonesia. Acara ini adalah bukti nyata kolaborasi yang erat antara akademisi dan industri dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global di dunia teknologi informasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *